Aktivis Masjid Dukung Polri Jaga Kamtibmas dan Toleransi Beragama

oleh -
oleh
Yusrin L Banna (tengah kaus hitam). Foto: Ist

PosRakyat – Undang-undang Nomor 2 tahun 2002 pasal 5 tentang kepolisian mengamanahkan, Polri memelihara keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menegakkan hukum memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri.

Hal inilah menjadi dasar kuat himbauan Kapolri
Jendral Listyo Sigit Prabowo di setiap pesan kepada anggotanya yang diimplementasikan kepada masyarakat. Termasuk terciptanya toleransi umat beragama yang dirasakan masyarakat saat ini.

Sementara, Aktivis Masjid, Yusrin L. Banna, saat dimintai tanggapan nya terkait situasi Kamtibmas di Indonesia, khususnya Sulteng yang menurutnya sudah sangat baik saat ini.

“Saya melihat saat ini Polri sebagai dinamisator telah mampu mendinamisir terwujudnya kerukunan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam kerangka bhineka tunggal ika. Dengan kemampuan Polri menjadi katalisator telah mendorong terwujudnya toleransi. Yang mampu menetralisir adanya perbedaan paham dan pendapat untuk mencegah terjadinya konflik ditengah masyarakat. Termasuk mempercepat proses kerukunan dan toleransi,” ujarnya.

Yusrin yang juga diketahui sebagai Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulteng, mendukung upaya Kapolri dan Kapolda Sulteng yang terus aktif dalam melakukan komunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Yang bertujuan untuk membangun silaturahim dan sekaligus memberikan pesan agar ikut serta dalam menjaga Kamtibmas.