Garda Amanah Poso Cegah Penyebaran Radikalisme dan Terorisme

oleh -
Foto: Istimewa

PosRakyat – Garda Amanah Poso merupakan salah satu sayap pengembangan Yayasan Wakaf Amanatul Ummah Poso yang menjadi unjung tombak Yayasan Wakaf Amanatul Ummah Kabupaten Poso dalam hal kegiatan sosial kemanusiaan bersama dengan SAR Amanatul Ummah. Pasalnya dengan berdirinya Garda Amanah, berbagai program telah dilakukan. Termasuk kegiatan sosial, memberikan bantuan tenaga baik di tempat bencana maupun dalam pembangunan Masjid dan aksi sosial lainnya seperti kebersihan lingkungan dan lainnya.

Baca Juga:Terlibat Kasus Narkoba, Helmy Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Bahkan menurut Ketua Dewan Pembina Garda Amanah Poso Ustadz Hasanuddin, dengan berdirinya organisasi ini, menjadi wadah berkumpulnya anak muda Poso dan mantan napi terorisme kasus Poso dalam menangkal kegiatan-kegiatan yang mengarah ke paham-paham radikalisme dan terorisme.

Baca Juga: HPN 2021, Kapolri Minta Pers Bantu Tangkal Hoax yang Memecah Belah Bangsa

Garda Amanah Poso juga selalu melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian baik itu di Polsek maupun Polres Poso, setiap akan melakukan kegiatan, seperti Camping atau Touring. Menggelar kegiatan olahraga serta
memberikan bantuan tenaga untuk pembangunan masjid.

Baca Juga: Komandan Satuan Korps Brimob Polda Sulteng Pastikan Tidak ada Anggotanya Terlibat Bisnis Tambang Ilegal

“Bahkan saat ini Garda Amanah Poso yang dikukuhkan pada 1 November 2020, dihadiri Plt Bupati Poso, Drs. Arfan, Kapolsek serta Danramil,” kata Ustad Hasanuddin yang juga Wakil Ketua Yayasan Wakaf Amanatul Ummah beberapa waktu lalu.

Ustad Hasanuddin juga mengungkapkan bahwa dengan berdirinya Garda Amanah Poso, selain ikut membantu kebijakan pemerintah, juga sejalan dalam upaya pemcegahan penyebaran paham radikalisme dan terorisme.

Pihaknya juga berharap pihak Polri dapat bersama-sama membantu mengawasi setiap aktifitas yang akan dilakukan oleh Garda Amanah Poso sehingga tidak disusupi oleh simpatisan kelompok yang saat ini menjadi pengawasan dari Kepolisian.

“Saat ini Garda Amamah memiliki anggota 80 orang untuk angkatan pertama yang berasal dari Poso Kota dan Poso Pesisir,” pungkasnya.***