Donggala, Posrakyat.com– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Donggala angkat bicara soal jalan yang mulai rusak, padahal baru selesai dikerjakan akhir 2019 lalu di Sibayu-Sioyong, Kecamatan Dampelas.
“Sekarang masih dalam pemeliharaan, yang rusak akan diperbaiki,” kata Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan (PPTK) Bidang Binamarga, PUPR Donggala, Rati, kepada Posrakyat.com baru-baru ini.
Rati, mengatakan pihaknya menegur Kontraktor bernama Ko Ahu yang mengerjakan proyek tersebut.
“Kita sampaikan ke rekanan untuk diperbaiki yang rusak-rusak secepatnya,” jelas Rati.
Pihaknya juga akan turun ke lokasi melihat kerusakan pada proyek peningkatan struktur jalan yang menelan dana Rp14 miliar, tahun anggaran 2019 tersebut.
“Ini kan tidak lama lagi BPK akan masuk audit,” tambahnya lagi.
Ia membantah jika jalan tersebut dikerjakan asal-asalan, pihaknya sangat teliti soal proyek Jalan yang dikerjakan di Sibayu-Sioyong itu.
Sebelumnya diberitakan, baru selesai dikerjakan akhir tahun 2019, peningkatan struktur jalan Sibayu-Sioyong mulai rusak. Terdapat kerusakan disejumlah titik jalan.
Penelusuran media ini di lokasi, dari Sioyong hingga ke Sibayu, sepintas memang jalan aspal nampak sedikit mulus. Namun, ketika masuk lebih jauh, jalan tersebut tampak bergelombang di bagian permukaannya.
Sementara itu, tampak jalan yang dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Donggala senilai Rp14,7 Miliar itu juga tidak rapi di sejumlah titik pekerjaan.
Jumat (17/01/2020) kami mencoba mengkonfirmasi ke seorang yang diketahui mengendalikan Proyek bernama Ko Ahu, melalui pesan singkat di nomor 0813410612**.
Namun hingga berita ini diturunkan, Ko Ahun tidak merespon konfirmasi wartawan. (S. Wijaya/Dayat)



