KPU Touna Gelar ‘Ngopi’ Jelang PILKADA

oleh -
Suasana kegiatan 'Ngopi' di Lawaka Caffe, Senin Malam (23/12)

TOUNA, Posrakyat.com – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tojo Una-Una menggelar dialog ‘Ngobrol Pemilu’, di Lawaka Caffe, Kelurahan Dondo, Senin malam (23/12).

Dialog yang dikemas dalam bentuk ngopi (Ngobrol Pemilu) bertajuk “Kerawanan Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2020 dan Mendorong Pemilu yang Damai, Berkualitas dan Berintegritas”.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Komisioner KPU Sulteng, Sahran Raden SH, Samsul Y. Gafur SH, dan anggota Bawaslu Sulteng, Sutarmin D. Hi. Ahmad, S.Hut, Wakapolres Touna, Kompol Muh. Jufri SH, serta Kabag Hukum Setda Touna, Aspan Taurenta SH.

Menurut Komisioner KPU Sulteng, Sahran Raden saat membawakan materi, menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam setiap momentum Pemilu terus mengalami dinamika dalam perjalanannya.

“Untuk itu partisipasi pada Pemilu nanti, tidak hanya menjadi tanggung jawab KPU semata, melainkan semua pihak termasuk Parpol, tokoh masyarakat, dan tokoh agama,”ucap Sahran.

Sementara itu, Wakapolres Touna, Kompol Muh. Jufri SH menyampaikan, untuk mencegah potensi kerawanan  Pilkada mendatang perlunya koordinasi dan komunikasi antara Kepolisian, KPU, Bawaslu, dan Stakeholder serta pihak terkait.

“Olehnya, saya berharap kepada seluruh stakeholder, partai politik, dan masyarakat didaerah ini untuk mematuhi ketentuan aturan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan potensi kerawanan pemilu nanti,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga Komisioner KPU Touna Divisi SDM, Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat (Parmas), Ridwan Syarifudin menuturkan, kegiatan yang dibuat KPU ini sebagai upaya untuk memberikan pemahaman  dan mensosialisasikan beberapa hal terkait tahapan Pemilukada.

“Kita berharap masukan dan saran positif dari berbagai elemen masyarakat dalam rangka mencegah potensi dan kerawanan Pemilu 2020 yang akan datang.”

Ridwan menambahkan, dialog ini merupakan inisiasi KPU Touna untuk menciptakan Pemilu yang damai dan berintegritas.

“Olehnya itu, setiap narasumber dihujani kritikan dan saran dari pada audiens yang hadir,”tuturnya.

(Jefri/Marten)

loading...