Update Virus Corona 30 Maret di Sulteng: ODP Bertambah, Satu PDP Meninggal

oleh -
Ilustrasi

PALU, PosRakyat.com – Pusdatina Corona Virus Disease (Covid)-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), kembali merilis data terbaru kasus Covid-19, Senin (30/3/2020) Pukul 116.00 Wita.

Berdasarkan data resmi tersebut, satu orang pasien dalam Pengawasan (PDP) diduga terjangkit virus Corona, meninggal dunia di Rumah Sakit Anutapura Palu, pada Senin (30/3/2020) dini hari.

Sementara, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Provinsi Sulteng bertambah menjadi 43 orang, sehingga total ODP Covid-19 di Sulteng menjadi 102 orang. Namun, dari 102 orang tersebut, 9 orang sudah selesai dalam pemantauan.

Tambahan 43 ODP tersebut masing-masing dari Wilayah Kabupaten Banggai 2 orang, Banggai Kepulauan (Bangkep) 1 orang, Donggala 1 orang, Morowali 4 orang, Parigi Moutong 33 orang dan Tojo Unauna 1 orang.

“99 orang ODP Covid-19, sampai saat ini masih dalam pemantauan oleh petugas kesehatan di rumah masing-masing,” demikian dilaporkan Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng.

Pusdatina Covid-19 Provinsi Sulteng juga menyebutkan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) banyak 29 oran, 7 orang dinyatakan negatif Covid-19.

Laporan resmi itu juga merincikan masih ada 22 PDP dari 29 PDP masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan masih dalam pengawasan rumah sakit.

Sedangkan positif Covid-19 di Sulteng tidak bertambah. Sampai Senin 30 Maret 2020, pukul 16.00 Wita, 2 orang di Kota Palu positif Covid-19, satu pasien dari Rumah Sakit Anutapura dan satu pasien Rumah Sakit Undata Palu.

Data ini akan terus mengalami perubahan seiring perkembangan Covid-19 di Sulteng, sehingga diharap terus mengikuti update informasi data resmi terbaru Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng.

Seperti diberitakan sebelumnya, satu warga Palu yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) diduga COVID-19 berjenis kelamin laki-laki meninggal dunia Senin (30/3/2020) dinihari.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Palu, dr Huzaimah membenarkan pasian PDP yang meninggal tersebut diisolasi di Rumah Sakit Anutapura Palu. Namun belum diketahui apakah positif Covid-19 atau tidak karena belum ada hasil pemeriksaan laboratorium.

“Sampelnya baru dikirim ke pusat. Biasanya hasil tes swab nya baru kita tahu sekitar satu minggu,” ujarnya. [*]

loading...